Arsip untuk Januari, 2008

SELAMAT JALAN (AKHIRNYA)

Saya sudah bersiap-siap pulang, ketika ada sebuah email masuk. Ternyata dari sebuah milis yang saya ikuti. Isinya singkat “Kibarkan bendera setengah tiang untuk negeri yang tak pernah belajar”. Walopun singkat, maknanya sangat dalam.

Setelah tiga minggu dirawat dan disokong dengan semua alat medis tercanggih yang negara ini punya, akhirnya dia meninggalkan kehidupan di bumi ini, dan beralih ke kehidupan yang lain. Sejak dia sakit sampai hari ini, dia menjadi berita paling hot, berita paling layak jual, semua media berlomba-lomba untuk meliput perkembangannya. Akhirnya saat puncak seorang manusia itu pun datang. Ajal menjemput sang mantan presiden ke dua. Sang Jendral bintang lima pun tak mampu melawan hukum alam. Sang penguasa harus tunduk kepada Yang Maha Kuasa.

Begitu banyak orang mencintainya. Begiu banyak orang memujanya, serta beberapa gelintir manusia membencinya. Entah saya masuk kategori yang mana. Saya begitu kagum padanya. Dia bisa berkuasa begitu lama tanpa ada goncangan yang berarti. Saya juga kagum membaca cerita tentang peralihan kekuasaan yang begitu halus dari Presiden pendahulu. Tapi saya juga tidak suka terhadap kebijakannya menjual aset2 negara yang (seharusnya) kaya raya.

Ladang-ladang minyak, tambang emas, serta kekayaan bumi negeri ini yang lain. Kebijakannya untuk terus berhutang kepada negara asing juga tidak saya sukai. Jika kedua kebijakan tersebut tidak dilakukan, (hanya) mungkin negeri ini menjadi salah satu negara dengan pendapatan per kapita terbesar dibumi. Jika tidak membuat kebijakan diatas, (sekali lagi hanya) mungkin tidak perlu keluar biaya untuk mendapatkan pendidikan, kesehatan, juga hal2 mendasar yang lain bisa didapatkan dengan murah.

Kalo untuk kematian beribu-ribu manusia, saya yakin siapa pun tidak akan menyukai pembantaian. Hanya beberapa orang fasis dan segelintir orang psycho yang senang melakukan pembantaian.

Ada satu jasanya yang akan selalu saya ingat. Saat sebagian orang bersatu padu bangkit dan meneriakkan “REFORMASI” beberapa tahun yang lalu. Reformasi, yang sekarang sudah mati dan jadi barang basi.

Komentar (1) »

Just this time, Please??!!!

God, would you do me a favor? Just this time, please?? Hwehehe..!!!! On May, give me this chance. Just this time, just for this one. After that, give it the rest to me. I’ll do my best, I won’t disappoint You. Lend me Your trust. Just for this time, don’t let me fail and fall.

Saya tidak merasa spesial, sehingga Kau harus memperhatikanku. Tapi pisan iki ae lho, Lord. Percoyoen aku, kek ono aku kesempatan. Bulan Mei iku penentuan-e soale. OK? Hehe..

Komentar bertahan »

Akhirnya!!!

725_big.jpg

Akhirnya kemenangan di San Siro itu datang juga. Setelah menunggu selama berbulan-bulan, 3 angka di kompetisi lokal mampu diraih. Bukan hanya satu atau dua gol, tapi LIMA gol!!! Penampilan indah nan menawan, serta membunuh lawanlah yang ditunggu-tunggu oleh Milanisti. Dua gol Ronaldo, serta gol penutup yang cantik dari Pato yang melakoni Esordio-nya.

FORZA MILAN!!!!

Komentar bertahan »