Arsip untuk November, 2007

MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

Pemberdayaan? Bah!!!!! Istilah apa pulalah itu? Terlebih lagi pemberdayaan perempuan. Dan yang lebih menakjubkan, sang pejabat adalah perempuan. Ada apa dengan perempuan? Apa betul mereka butuh untuk diberdayakan? Apa betul mereka butuh pemberdayaan? Apakah karena mereka dianggap lemah, maka perlu menteri untuk memberdayakan? Lalu, apa yang sudah dilakukan kementerian tersebut?

Wanita (saya lebih suka kata ini daripada perempuan) itu jauh lebih kuat ketimbang kaum adam (subjektif). Seandainya saya yang mengalami yang mengalami menstruasi setiap bulan seumur hidup saya, mungkin saya bisa gila. Belum lagi proses hamil dan melahirkan. Aduh, untuk yang dua itu saya ga bisa membayangkan apa yang akan saya lakukan jika mengalaminya. Hehehe…!!

            Wanita-wanita yang saya kenal selama ini amat sangat berdaya. Terutama ibu-ibu di keluarga saya. Mereka begitu sadar diri, mereka adalah partner bagi sang suami. Jika sang suami melenceng, mereka tidak akan segan-segan untuk “mencambuk”. Jika sang suami adalah tubuh, maka ibu-ibu itu adalah jantung sekaligus otak.

            Kalo banyak wanita tidak sadar haknya, itu karena mereka kurang pendidikan. Takut menuntut haknya hanyalah akibat, budaya patriarkhi hanyalah alasan. Apakah Kementrian pemberdayaan perempuan adalah solusinya? Bukan. Mungkin SEKOLAH GRATIS malah akan menjawabnya (subjektif).

 

Komentar bertahan »

HANG

Saya memang tidak pandai menulis. Apalagi menulis dengan rinci, dengan bumbu-bumbu yang membuat tulisan itu begitu nikmat untuk dibaca. Padahal saya pengen buanget bisa menulis dengan bagus. Paling tidak untuk saya nikmati sendiri,  seperti seorang pelukis menikmati buah karyanya, ato seorang pematung menikmati arcanya.

            Padahal di otak saya sering ada ide-ide nyeleneh dan konyol untuk menulis sesuatu yang dalam angan-angan saya akan menjadi sebuah tulisan yang dapat saya nikmati. Begitu duduk didepan computer dan mulai mengetik, hal yang sama selalu terjadi. To the point buanget, dan akhirnya hanya menjadi beberapa baris. Bahkan seringkali tiba-tiba HANG!!!. Ide itu menguap lenyap. Bahkan seorang kawan sampai mencaci-maki.

   “Iku blogmu ta? J*nc*k!!!! Ga jelas blas.”

Hahahaha…!!!! Ya itu khan terserah saya. Suka-suka saya donk mau nulis apa, wong itu juga blog saya kok. Saya khan hanya mencoba jujur. Tapi pisuhan itu sangat penuh kasih saying, positif, dan melahirkan ide untuk curhat melalui tulisan ini.

Saya tidak akan menyalahkan siapa-siapa, terutama lingkungan yang membuat saya seringkali menjadi OC (bahkan sampai saat ini, hanya saat ini sebutannya lebih keren. Project Officer. Hehehe). Nah khan muncul lagi. Tiba-tiba hang lagi deh. Menguap lagi deh. Mungkin gara-gara kepala ini pernah bocor, sehingga isi otak ini seringkali merembes dan tidak ketahuan rimbanya.

Wallahu’alam bishowab.

Komentar bertahan »